Wednesday, May 27, 2015
Sunday, October 5, 2014
Perayaan Idul Adha
Kota Palembang bagiku bukan hanya terdapat bangunan dengan
kendaraan lalu lalang disetiap jalanya. Tapi bagiku Palembang merupakan sebuah
romantisme dan segudang kenangan yang sulit untuk dilupakan. Hari ini perayaan
Idul Adha, seperti biasa aku sudah mempersiapakan sesuatu untuk mengisi
aktivitas sehari-hari.
Pagi ini aku melihat banyak senyuman bocah-bocah polos, dibalik
kerasnya keidupan kota metropolis. Ya perayaan lebaran, seolah memembuat mereka
sangat bersemagat. Meskipun kabut asap pekat dalam beberapa pekan telah mereka
hisap, keceriaan dan canda, tawa generasi muda itu tak luntur di hari perayaan
suci ini.
Anak-anak sebaya antara umur tujuh hingga sembilan tahun, itu
berkumpul disekitar pelataran teras masjid Asshada Mapolda Sumsel. Mereka sibuk
mengomentari hewan qurban yang akan dipersiapkan untuk dipotong oleh para
panitia qurban. “Hahahahhahah” aku sangat geli memperhatikan cara mereka
berbicara, mereka sangat optimis tanpa ada beban, maupun rasa takut akan
kesalahan dalam melontarkan ide serta pemandangan mereka didepan khalayak
ramai.]
“Wowww sapi itu besar nian, pasti sapi itu dikasih makan
pupuk Pusri setiap pagi,” lontar salah seorang bocah konyol yang aku dengar. Coloteh
itu, embuat membuat aku sendiri spontan tertawa terpingkal. tanpa aku sadari,
tawaku tadi telah membuat sejumlah orang dewasa yang berada disekitarku ikut
senyum-senyum tersipu malu.
“Bukan pupuk pusri, jingok badanyo gemu besak, keras becak
itu. Pasti dikasih makan semen baturajo,” timpal salah seorang bocah satunya
lagi yang mau kalah adu argumen dengan rekanya. Sepontan saja, suara lantang
bocah-bocah konyol ini, membuat orang-orang disekitarnya langsung tertawa lebar
tanpa henti.
Seolah argumen mereka sangat tepat. Bocah bocah ini malah
balik bertanya kepadaku yang saat itu sedang terpingkal-pingkal menyaksikan
keluguan dan tingkah laku bocah ingusan ini. “Tanyo kakak yang bawak kamera
ituna, sapi itu dikasih makan apo pacak besak becak itu,” .
Karena masih tak kuat menahan tawa, aku langsung menghampiri
kumpulan bocah-bocah ini, sambil menjitak kepala salah seorang bocah yang
bertanya kepadaku tadi. “Bodoh kau nich, Sapi itu bukan makan semen batu rajo. Dio
kalu dak makan rumput, Pasti makan budak-budak kecik macem kamu inilah,” kataku
kepada mereka.
Sontak saja, tatapan dan raut muka tajam dengan nada suara
menyakinkan, membuat nyali para bocah-bocah ini menciut, bahkan ada beberapa
orang dari mereka berlari histeris ketakutan. “Mamakkkkkk, aku dak galak jingok
sapi. Agek dio makan aku,” teriak salah
seorang bocah sambil kabur berlari meninggalkan pasukanya.
Kejadian itu semakin
membuatku terpingkal-pingkal, aku pikir mantab mereka berhasil aku tipu. “hahahahahah”.
Namun ada tiga orang bocah yang tertinggal. Dua perempuan usia (7) dan (4) sedangkan satu bocah lagi laki-laki
dengan usia (8), entah mengapa secara tiba-tiba mereka ini menangis saling saut
bersautan seperti paduan suara.
Nhah,,,,loh, semakin membuat owe bingung. Aku berusaha untuk
menenangkan mereka bertiga, semakin aku berbicara kepada mereka semakin keras
pula tangisan mereka. “Bewwwww....berisik tau,”
Aku menggendong bocah yang paling kecil dan menyapu air mata
pada kedua pipinya. “Cup,,,cup,,,cup,,,cup. Jangan nangis yo, idak apo-apo
sapinyo Cs kakak. idak gigit dio tu cuma nyium bae,” modus aku merayu ketiga
bocah ingusan ini, gan “wkwkwkwkwkwk”.
Sial jurus yang aku pakai ternyata tidak mempan terhadap
mereka. Justru balik oleh
jeritan disertai rentetan tangisan bocah ini, semakin lama semakin keras. “ya
Allah, yusahin banget, owe begok nich,” gumam gw dalem hati, sambil
nyengir-nyengir gitu gan “Hihhihihihihiihih”.
aku malah diserang
“Agek kito jajan bakso ye,,,,,nah disitu ado es sumsum, kito
beli dulu esnyo ye. Kakak nak beli 10 agek buat adek sikok ewang bae. Sisonyo kakak
galo ye,” gw ngeluarin jurus maut gw gan, “Wkwkwkwkwkwkwk”.
Rupanya jurus Gw mujarab juga gan, salah satu dari bocah itu
sambari menangis menjawab lantang. “Dak galak,,,,,dak galak,,,, dak galak. Aku
nak es 100 ikok. Kakak ini dak usah kasih. Jahat kakak ini dak usah dienjuk
esnyo,” kata bocah ini gan.
Trus owe perhatiin, orang orang disekitar owe malah tertawa
terpingkal-pingkal melihat tingkah laku owe yang sama konyolnya ama bocah-bocah
ini gan. bahka ada juga yang ikut mengomentari sambil berteriak. “Galak gino
nangiske anak wong, sukurlah. Jangan lupo esnyo kami galak jugo,” teriak salah
seorang bapak-bapak berkumis dari teras pinggiran masjid.
Siallll,,,,,,apes gw pagi ini. Hemmmm, begitulah masa-masa
indah mereka yang seharusnya mereka lalui dengan sebanyak-banyaknya perhatian. Terpaksa
dah owe gendong satu bocah sambil menuntu duo bocah lainya buat beli es. “Kayak
janda beranak tiga owe gan” apesssss
owe.
Bersambung....
Tuesday, April 1, 2014
lomba menulis
tolong like dan votingnya,,,,saya lagi ikut lomba nulis nich disini langsung aja ke webnya http://bitly.com/1hvJwJi
Thursday, March 27, 2014
Tes psikologi, Penipuan berkedok ilmiah
Definisi tes psikologi atau lebih dikenal sebagai psikotes
adalah tes untuk mengukur aspek-aspek individu secara psikis, dalam hal ini
yang diukur adalah kecenderungan perilaku. Pernahkah anda mengikuti tes pisikotes,?
Biasanya penerapan tes pisikotes ini kerap kali digunakan disaat menyambut
ajaran baru calon mahasisiwa perguruan tinggi ternama, dan tidak jarang pula
diterapkan oleh perusahaan untuk menyambut para pengangguran yang hendak
melamar perkerjaan, bahkan sepak terjang dari tes pisikotes ini hampir saja
dibakukan menjadi ajang kontes kemampuan di wilayah indonesia khususnya.
Menurut pribadi, tes ini merupakan penipuan dibalik
penilaian kepribadian, pada dasarnya tes ini diterapkan terhadap para
pasien di rumah sakit jiwa yang hendak keluar dari lingkungan karantina. Agar
dapat memberikan rekomendasi dan tidak menyalahi aturan yang berlaku, sekaligus
melepaskan tanggung jawab pihak rumah sakit atas tuntutan masyarakat bila
terjadi sesuatu setelah pasien dikeluarkan dari karantina, mereka memberikan
soal-soal pisikotes sebagai solusinya.
Tapi sayang sepak terjang dari soal-soal pisikotesi sekarang
ini sudah mulai keluar dari koridor jalur yang semestinya diterapkan, oleh para
pakar kejiwaan di indonesia. Soal-soal
pisikotes ini sudah mulaidigunakan secara lumrah dan lazim dimasyarakat, yang
tidak pernah mengetahui untuk apa sebenarnya soal-soal pisikotes yang
diberlakukan ini.
Soal-soal pisikotes yang dibuat oleh para sarjana muda
indonesia, sebetulnya tidak layak dijadikan acuan dan dikonsumsi secara umum,
oleh pihak perusahaan swasta, lembaga pisikotes, dan universitas yang lagi
trend saat ini dalam melakukan perekrutan anggota. Hal tersebut menyiratkan
secara tersembunyi maupun terang-terangan oleh pihak perusahaan, universitas
dan lembaga pisikotes yang bersangkutan, memvonis langsung terhadap calon peserta
yang hendak di rekrut mengalami gangguan kejiwaan atau gila sehingga diwajibkan
mengikuti tes ini.
Hal ini dinyatakan tidak layak dikarenakan, pengklaiman
tersebut hanya berlandasakan penilaian sepihak oleh pihak bersangkutan secara
pribadi. Padahal dasar ukuran penilaian prilaku meyimpang (red, gila) atau tidaknya seseorang tidak
pernah berdasarkan soal maupun teoritis. Tapi harus melalui pengamatan prilaku,
medis yang lebih mendetail dan membutuhkan waktu semaksimal mungkin, lalu hanya dilakukan oleh pakar-pakar kejiwaaan
yang ahli dibidang psikologi.
Bila dinyatakan soal-soal pisikotes tersebut hanya sebagai
alat untuk mengukur IQ dan kemampuan seseorang, maka hal tersebut sangat jauh
dari kenyataan. Karena IQ tidak pernah bergantung pada kejiwaan seseorang,
menurut pengalaman pribadi, hampir setiap orang gila memiliki kemampuan dan
keilmuan yang berbeda-beda, kendati mereka terbilang orang yang terganggu
kejiwaanya, tetapi daya pemikiran mereka tetap berjalan. Ini terbukti
kebanyakan pasien RSJ yang saya lihat berusia dewasa sekitar 28-80 tahun.
Mereka masih mampu bertahan hingga usia lanjut, dikarenakan mereka memiliki
pengetahuan dan daya pikir yang berbeda-beda.
Ini juga terbukti
secara pribadi, saya telah berulang kali mengikuti tes pisikotes ini, bahkan
saya pernah mendapatkan nilai 175 untuk ukuran IQ, sungguh suatu prestasi yang
mengagumkan, dan dilain waktu berikutnya saya hanya mampu mendapatkan nilai 90
IQ, bahkan juga sampai 60 IQ, denga standarisasi soal yang sama. Ini merupakan
tada tanya besar didalam otak saya, Apa yang di inginkan oleh pihak perusahaan,
lembaga pisikotes, dan pihak universitas didalam menerapkan soal-soal pisikotes
yang menjadi acuan mereka.? hasil Tes ini tidak bisa bisa stabil dalam mengukur
IQ, anda seperti berenang di lautan dengan ketinggian gelombang yang berbeda-beda,
semakin banyak anda berusaha semakin cepat pula anda tenggelam didalamnya.
Ini sangat jauh berbeda dengan pihak perusahaan yang berada
diluar negri, seperti daerah eropa, timur tengah dan yang lainya. Mereka tidak
pernah menyodorkan soal-soal psisikotes terhadap calon-calon karyawanya, tapi
mereka menyodorkan soal-soal yang khusus dibuat oleh pihak perusahaan
menyangkut hasil produksi mereka, bila perusahaan bergerak dibidang pengeboran
minyak, maka sudah tentu akan disodorkan dengan soal dan pertanyaan tentang
permiyakan, bila perusahaan bergerak dibidang perlayaran pasti anda akan ditanyai
mengenai pelayaran.
Beitu juga dengan universitas ternama yang berada di luar
indonesia, mereka selalu menerima seluruh calon mahasiswanya, tentunya dengan
melakukan penilaian bidang khusus yang dilamar, baik dari propil diri, maupun
pengetahuan dibidang yang dinilai, maupun riwayat hukum si bersangkutan.
Pasti banyak pro dan kontra, kenapa kita harus mengatakan
soal-soal tes pisikotes tidak boleh dikonsumsi secara umum, itu semua karena
pola primitif yang masih melekat didalam pemikiran kita, yang mau saja menerima
pembodohan dan pembunuhan karakter oleh segelintir orang-orang tertentu. Dan
tentunya anda tidak akan menyangkal proses kerja orang pintar selalu membodohi
orang-orang bodoh.
Bila anda bertemu dengan pihak perusahaan, lembaga pisikotes
dan universitas yang melakukan perekrutan mengunakan soal-soal pisikotes, anda
harus percaya pada diri anda sendiri bahwa segelintir kelompok itu hanyalah
orang-orang bodoh yang hendak membunuh karakter anda, sekaligus merampas
hak-hak sosial yang anda miliki. Mereka terang-terangan menyatakan anda tidak
waras dan mengalami gangguan kejiwaan, dan sudah tentunya perusahaan, lembaga
maupun universitas itu merupakan golongan rendah, kelas coro tidak bonafit dan
penuh dengan kebobrokan.
Kenapa kita berani mengatakan hal tersebut, karena jika
mereka benar-benar kelompok yang berlevel tinggi, sudah tentu mereka berani
menyediakan soal-soal khusus mengenai hasil produksi mereka sendiri, dan tidak
mengandalkan soal-soal copy faste, jadul dan primitif yang tidak pernah berubah.
Ini merupakan kesalahan telak dari sarjana-sarjana
fisikologis indo, mereka semua lulus dengan nilai copy faste, sehingga tidak
mampu menjadi tenaga spesialis dibidang mereka, ini terbukti dengan ketidak
berdayaan mereka yang seolah-olah jatuh kelumpur kotoran, sehingga mengandalkan
materi soal usang yang kadarluarsa dan tidak mampu memproduksi materi soal
baru, sehingga mampu dikembangkan dengan pola-pola elastis yang disesuaikan
pada bidangnya.
Monday, March 3, 2014
*Budayakan Dukun Indonesia*
Budaya perdukunan di Indonesia nampaknya sudah tidak asing
lagi dimata masyarakat maupun pemerintah, menjelang revolusi demokrasi di akhir
tahun 1999 nampaknya dunia perdukunan di Indonesia menyambut baik momentum
tersebut dengan perubahan yang diploklamirkan oleh para generasi muda.
Di indonesia banyak terdapat macam-macam dukun dengan
beragam kemampuan sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing seperti,
dukun beranak, sunat, pelet, santet, patah tulang, politik, salah urat, salah alamat, salah jodoh, dukun
cabul, dukun As dan masih banyak beragam jenisnya, yang dapat membantu anda
dalam menuntaskan beragam masalah dan kendala tanpa jaminan BPKB.
Untuk menyambut gerakan revolusi demokrasi para dukun di
indonesia telah merubah image mereka yang negatif dengan mengganti sebutan
dukun menjadi paranormal, sehingga mendapatkan pencitraan lebih baik dimata
masyarakat agar lebih nampak propesional, elegan dan dinamis dengan gerakan
revolusi demokrasi. Hampir rata-rata para dukun di Indonesia tidak mau lagi
disebut dukun yang lebih cendrung berkesan angker dan dipenuhi dengan dunia
klenik.
Dunia perdukunan biasanya sangat akrab dengan dunia lain
seperti dunia demit yang terdapat beragam penghuni seperti tuyul, kolor ijo,
gedoruwo,jailangkung, kuntilanak, pocong, suster ngesot, hantu kebon jeruk,
hantu perawan, hantu janda beranak dua, maklampir, sampai kalagondang dan masih
banyak penghuni lainya yang sangat akrab dengan mereka.Para dukun biasanya
selalu mempelajari kehidupan dunia lain ini, yang akan mereka realisasikan
kedalam kehidupan mereka pribadi maupun para pasien yang meminta bantuan kepada
mereka.
Hasil kesimpulan analisa beragam fakar metafisika,
menyatakan dunia perdukunan di Indonesia terbagi menjadi tiga aliran, yang
pertama aliran putih yang kedua aliran hitam dan yang terakhir aliran sesat.
Biasanya untuk memproklamirkan jadi diri mereka para dukun ini biasanya
mengenakan pakaian sesuai dengan nuansa aliran perdukunan yang mereka imami,
bila memakai pakaian putih berarti mereka menunjukan berasal dari aliran putih,
sedangkan pakaian hitam merupakan aliran hitam, dan aliran sesat biasanya
mereka bebas mengenakan pakaian bikini.
Para dukun ini juga biasanya memiliki multi kemampuan, baik
dibidang pengobatan, mistik, politik, kelenik, karunagan dan lainya. Tapi pada
dasarnya mereka tetap tidak bisa lepas dari sikap salah dan benar, kendati
mereka berasal dari aliran hitam, putih maupun sesat, hal tersebut dikarenakan
dukun juga manusia, punya rasa punya hati bukanya pisau belati. Dukun juga
bukan wonder women mu, yang bisa terus menahan keluhan dari perasaanmu.
Tapi sayang kendati telah sukses membangun pencitraan dimata
masyrakat, sikap pemerintah indonesia dari golongan rendahan sampai golongan
tertinggi, dari stap hingga digedung paripurna masih sering menerapkan budaya
selingkuh dengan para dukun. Mereka banyak berkomentar “Pemerintah kita anti
kelenik, hukumnya haram” dan ada undang-undang khusus yang membahas masalah
dunia perdukunan, agar dapat melindungi masyarakat dari presepsi salah yang
dibagun oleh para dukun.
Mereka seakan sangat antipatif dengan dunia perdukunan ini,
sedangkan ketika mereka terdesak banyak individu dari pemerintah ini yang
mendatangi para dukun untuk dimintai bantuanya. Sungguh sangat mengecewakan,
perselingkuhan pemerintah dengan para dukun ini tidak pernah mendapat
perhatian.
Seharusnya sikap pemerintah sudah bisa lebih terbuka di era
revormasi ini, karena setiap orang berhak mendapatkan hak mereka masing masing
sesuai dengan isi revormasi itu sendiri yang menyatakan, kebebasan bernegara dijamin
oleh negara, kita sudah merdeka tidak perlu lagi menyembunyikan perselingkuhan,
negara sudah tidak boleh mempunyai rahasia lagi karena negara sudah milik
rakyat yang terdiri dari para tukang ojeg, tukang becak, janda-janda tua,
perawan desa, orang miskin, orang jompo maupun mahasiswa dan mahasisiwi serta
guru-guru murtad.
Pemerintah seharusnya mengedepankan masyarakatnya sendiri
ketimbang masyarakat lain, hal tersebut berlaku untuk disegala bidang, baik
dibidang hukum, sosial, budaya, pendidikan, kesejatraan, maupun pasilitas umum.
Begitu juga dengan pendidikan yang berbasiskan kearifan lokal, seperti pondok
pesantren dan padepokan perdukunan, mereka harus lebih diutamakan ketimbang
sekolah formal yang hanya memberikan teori pembodohan terhadap generasi penerus
bangsa.
pendidikan Padepokan dunia perdukunan sangat layak untuk
dikembangkan dan di legaglkan di masyarakat , hal tersebut dikarenakan mereka
berasal dari budaya asli indonesia. Bayangkan jika di indonesia memiliki
sekolah khusus perdukunan, dari tingkatan sekolah dasar hingga universitas
perdukunan.
Mungkin anda bisa melihat para sarjana yang keluar dari
universitas tersebut dengan bangga, ada yang bergelar sarjana santet yang
berasal dari jurusan persantetan, sarjana pelet dari jurus
an perpeletan, sarjana cabul dari percabulan, sarjana tiban, sarjana sunat, sarjana patah tulang dan sarjana-sarjana lainya.
Biasanya budaya perdukunan di Indonesia banyak mendapat
pertentangan dari kalangan da’i muda, maupun ustad dan kiyai cabul dengan
mengunakan dalih-dalih yang mereka pelajari. Padahal sangat jelas didalam kitab
suci maupun didalam hadis tidak pernah melarang orang indonesia berprofesi
sebagai dukun. Bila anda tidak percaya silakan anda cari kalimat yang berbunyi
“Dukun itu Dilarang” dalam konteks asli bahasa arab, pasti saya yakinkan anda
tidak dapat menemukanya karena dukun merupakan kata asli yang berasal dari
indonesia.
Thursday, January 23, 2014
Resep Hidup Ratusan Tahun Dalam Al-quraan
Setelah mempelajarai pola
kehidupan didalam QS Al-An’am: 60 saya mendapatkan sesuatu yang kemungkinan
belum banyak orang mengetahuinya, yakni bagaimana caranya bisa hidup dengan
umur panjang dan awet muda, nah bagaimana caranya kita manusia biasa yang
normal dengan usia terbatas 70 tahun atau lebih sedikit bisa mampu bertahan
hidup hingga usia ratusan tahun, ini rahasianya.
Resep awet muda, islami
Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang
kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari
untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah
kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. (QS Al-An’am:
60)
Begitulah terjemahan surah QS Al-An’am: 60 yang saya cari didalam
terjemahan, tapi hal tersebut tidak menjadi masalah karena anda bisa mengecek
tersendiri dari isi keaslian dan keakuratan teks dan ayat didalam Al-Quran
surah al-an;am ini.
Baiklah saya akan menjelaskan formula dan resep awet muda yang saya dapatkan
ini, di dalam teks awal menjelaskan bahwah allah menidurkan kita pada malam
hari. ya dengan kekuasaanya menjadikan langit gelap, sehingga membuat
penglihatan kita terbatas dan bingung mau melakukan apa, kita akhirnya memilih
untuk beristirahat dan memulihkan staminina yang sudah banyak terkuras pada
saat aktivitas siang hari, inilah nikmat allah yang telah diberikan kepada
kita.
Dikonteks kalimat kedua disambung
lagi dengan sifat allah sendiri yakni maha mengetahui apa yang terjadi baik
tersirat maupun tergurat, dan apa yang kita kerjakan pada waktuk siang hari. Anda
selalu dikontrol dan di awasi apa saja yang anda lakukan secara penuh, nah hal
tersebut disebutkan didalam konteks ini hanya pada siang hari saja, karena pada
malam hari alla telah menidurkan anda. Dalam artian yang saya dapat simpulkan
anda akan mendapat pengawasan penuh yang di fokuskan pada siang hari.
Didalam konteks ketiga, allah akan membangunkan kita pada siang hari untuk
disempurnakan umur kita yang telah ditetapkan, yang dimaksud dengan kesempurnaan
disini adalah rezeki baik itu berupa hidup, bernapas, jodoh, amal, umur, waktu
untuk muamallah dan lain-lainya. Tapi ingat setelah sempurna umur tersebut,
anda akan dimatikan.
Didalam konteks ke empat, setelah anda dimatikan anda akan dikembalikan
kepada pencipta yakni hanya allah yang maha mempunyai segala sesuatu itu
tersebut. Anda tidak akan dikembalikan kepada keluarga, anak, istri maupun
pacar anda, atau anda akan dibiarkan begitu saja bergentayangan di
kuburan-kuburan dan menghuni batang-batang pohon rindang, lalu menjalin
pertemanan dengan kuntilanak, gendoruwo, wewe gombel atau menjalin kerjasama
dengan maklampir maupun dukun beranak. Anda hanya akan dikembalikan kepada
pemiliknya.
Dilanjutkan pada konteks ke lima, setelah anda mati dan dikembalikan lalu
allah akan memberitahu tentang apa saja yang anda kerjakan dulu semasa hidup
anda, semua catatan cerita sejarah anda mulai dari buaian hingga anda
dikembalikan akan dibeberkan secara gamblang dan jelas tanpa terlewat
sedetikpun mengenai perbuatan apa saja yang anda lakukan, apakah itu perbuatan
yang baik atau perbuatan mesum. Ya itulah salinan asli riwayat perjalanan anda
yang akan ditonton dan disaksikan oleh para malaikat yang senantiasa berzikir
dan sujud menyebah kepada allah, para malaikat ini sudah dijamin mereka suci
dari dosa tanpa noda sedikitpun, bayangkan saja jika kilas balik didalam
perjalanan anda ada hal yang kurang baik, seperti mengintip orang mandi,
mabuk-mabukan, berjudi, nonton vidio mesum, atau anda sendiri yang melakukan
mesum tersebut, pasti allah sangat murka kepada anda karena telah mengajari
para malaikat suci tersebut untuk melakukan hal-hal yang tidak seronok.
Nah berbahagialah bagi anda yang menjadi orang yang soleh dan alim dalam
melakukan ibadah, jujur, terpandang, penuh pengertian, dan baik serta iklas
melakukan apapun, dan tidak pernah memikir duakali untuk melakukan kebajikan,
dan bisa menjaga lisan maupun perkara yang diharamkan. Puluhan ribu malaikat
yang ikut menyaksikan hal tersebut pasti ramai bersorak seperti sporter sepak
bola yang tim kesayanganya sedang mencetak goolll, anda akan mendapatkan doa serta
pujian dari mereka, dan anda akan dijamu didalam surga.
Sketsa 2
Seperti Hadis riwayat Ubadah bin Shamit ra.:
Bahwa Nabi saw. bersabda:
Barang siapa menyukai pertemuan dengan Allah, maka Allah akan menyukai
pertemuan dengannya, dan barang siapa yang tidak menyukai pertemuan dengan
Allah, maka Allah tidak akan menyukai pertemuan dengannya. (Shahih Muslim
No.4844)
Dalam ayat lain, Allah Ta’ala berfirman yang artinya,
“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang
belum mati di waktu tidurnya;
Maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan” (QS. Az-Zumar: 42)
Maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan” (QS. Az-Zumar: 42)
Baiklah dalam pembahasan inti ini akan saya jabarkan kunci dan resep dari
hidup berumur pajang tersebut, kita semua tahu bahwa al-quraan diturunkan
sebagai petunjuk bagi manusia yang berpikir dan sebagai peringatan sehingga
menjadikan orang yang membacanya selamat. Keakuratan informasi yang terkandung
didalam al-quraan ini juga sudah paling terbukti akurat dan tidak bisa diganggu
gugat karena kalimat ini langsung dari tuhan pencipta alam semesta.
jika anda ingin mempunyai usia yang
panjang hingga beratus-ratus tahun anda harus memperhatikan dari konteks dari QS
Al-An’am: 60 ini dengan benar-benar mendalam, allah telah memberikan informasi
bagaimana pola kehidupan kepada mahluknya, supaya mahluknya berpikir akan hal
tersebut.
Dialah menidurkan di malam hari dan pengawasan penuh di siang hari, kemudian
Dia membangunkan pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah
ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan
kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.
Saya cermati dalam konteks ayat ini, didalamnya hanya Cuma memberikan
informasi saja dan tidak dilengkapi dengan kalimat perintah atau larangan,
dalam artian kita boleh merobah pola yang sudah di imformasikan kepada kita ini
untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Tapi ingat al-quraan diturunkan agar kita
berpikir dan sebagai petunjuk perintah maupun larangan, jadi usahakan bagi anda
yang ingin mengubah pola ini berniat untuk lebih mendekatkan diri kepada yang
punya pola ya.
Untuk mengubah pola intisari dari QS Al-An’am: 60 ini, anda harus membalikan
aktivitas anda didalam kehidupan sehari-hari anda, seperti jangan tidur dimalam
hari, bahkan banyak didalam ayat al-quraan memerintahkan kepada kita agar
bangun di malam hari, bahkan nabi kita pun Muhhamad SAW membenci tidur malam,
ini merupakan satu point positif buat anda.
Yang kedua tidurlah pada siang hari untuk menghidari pengawasan penuh dari
allah, karena didalam QS Al-An’am: 60 pengawasan hanya disebutkan pada siang
hari saja, pertanyaanya jika kita mengganti pola tersebut apakah kita akan
mendapatkan pengawasan penuh pada malam hari?, jawabanya tidak, karena allah
tidak akan mengingkari apa yang telah ia tetapkan, al-quraan sudah dijamin, dan
tidak ada lagi rosull setalah nabi muhammad.
Yang ketiga usahakan anda terus tidur pada siang hari dan jangan
bangun-bangun dulu, untuk menghindari penyempurnaan umur yang telah ditetapkan.
Ingat kalimat sempurna didalam konteks ini merupakan berbagai hal yakni
kesimpulanya rezeki, muamalah, waktu, jodoh, sosial, berteman, kenalan dan
lainya. Jika kalimat ini belum sempurna kesimpulanya anda akan tetap
hidup,,,bro. Dalam artian umur panjang, kendati ajal sudah datang tapi kalimat
rezeki belum sempurna mlaikat maut gak bakalan nyabut nyawa hingga rezeki yang
ditetapkan sudah di sempurnakan.
Yang perlu anda ingat juga, kalimat
penyempurnaan ini juga bermuara pada waktu siang hari, dan bukan malam hari. Pertanyaanya
gimana mau sempurna kalo siang harinya tidur aja gak bangun-bangun, sedangkan
malam begadang lolos dari pengawassan ketat di siang hari bro,,,hukum mengenai
perbuatan, tidak akan berlaku bagi orang tidur karena sifatnya hampir sama
dengan orang mati, tidak mengetahui apa yang terjadi. Nah ini salah satu jalan
untuk meloloskan diri dari jeratan hukum dan waktu.
Nah selanjutnya hanya kepada allah kita kembali, setelah anda mengubah pola
ini saya rasa anda dapat mendapatkan hasil yang berbeda dari konteks awal, dan
sangat berkemungkinan besar anda dapat mengetahui masa depan karena didalam
kalimat terakhir QS Al-An’am: 60 yang berbunyi, lalu Dia memberitahukan
kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. Dengan penyampaian kalimat waktu dahulu,
bisa berubah menjadi waktu depan atau sekarang secara otomatis, hal tersebut
bisa berlaku karena anda bisa memutar pola waktu pada kehidupan anda.
Baiklah secara ilmiah wajah anda akan lebih nampak awet muda ketika tidak
ada orang, bila anda ingin membuktikanya silakan anda mengambil cermin dan cari
ruangan yang tidak ada orang didalamya, lalu lihat dengan jelas dan seksama
wajah anda akan lebih nampak bercahaya dan lebih muda.
Kenapa hal tersebut bisa terjadi, saya hanya bisa menjawab hal tersebut
karena ada pergesekan aura sosial, antara manusia dan manusia, jika anda lebih
banyak bergaul bersama anak kecil aura anda akan menyamakan prekwensi dengan
para balita tersebut, jika anda didalam keseharian banyak bergaul dengan orang
sebaya atau lebih tua dari anda maka aura anda akan mengsesuaikan pula
prekwensinya, jadi anda akan nampak lebih tua.
Jika anda tertidur dan tidak terlalu banyak merespon aura dari luar, maka
saya yakin anda akan nampak lebih muda, karena bisa memperkecil aura dari orang
banyak. Dan jika tubuh anda beristirahat dan tidak terlalu banyak mendapat gangguan
sinyal aura sosial maka tubuh anda bisa memperbaiki lagi gelombang yang akan di
pancarkan secara pribada, sehingga anda dapat lebih nampat awet muda.
Subscribe to:
Posts (Atom)





